• 1 gedung kanim kalianda 1.jpeg
  • 2 gedung kanim kalianda 2.jpeg
  • 3 banner Apapo Kalianda.jpg
  • 4 banner tata cara apapo.jpg
  • 5 banner ulp yankomas.jpg
  • banner skretariat timpora jpg.jpg
  • gbr3.jpg
  • Paspor website.jpg
  • slide-1.png
  • slide-2.png
  • slide-3.png
  • slide-4.png
  • Sppt.jpg
  • WNA Website.jpg
KANTOR IMIGRASI KALIANDA : Jln. Radin Inten II Way Urang Kalianda - Lampung Selatan Tlp.0727-3330003 Fax. 0727-3330004/5 Website : http://kalianda.imigrasi.go.id

KALIANDA - Kantor Imigrasi Kelas III Kalianda Lampung Selatan berupaya memperketat pengecekan warga negara Indonesia (WNI) yang akan bertolak ke Timur Tengah khususnya Turki. "Karena imbauan Pak Menteri begitu, kami akan lakukan lebih intensif, bila ada WNI yang bertujuan ke sana," ujar Kepala Imigrasi Kelas III Kalianda, Barron Icshan, di Kalianda, Senin. Kendati tetap melakukan pengawasan khusus, Barron menilai imbauan Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno agar pihak imigrasi memperketat pengecekan WNI, sebenarnya tidak berlaku untuk kantor pelayanan imigrasi tempatnya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak memiliki dasar untuk membatasi WNI yang akan berangkat ke luar negeri, karena menurutnya warga yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri adalah hak sebagai warga negara. "Kami tidak memiliki dasar untuk itu, jadi tidak bisa kita halang-halangi, nanti akan bertentangan dengan HAM. Mungkin, imbauan itu ditujukan untuk kantor imigrasi yang berada di daerah sekitar bandar udara karena di sana ada pengecekan boarding pass dan visa, termasuk kantor imigrasi di KBRI," kata dia lagi.

Dia membenarkan, ada mekanisme pelarangan untuk WNI melakukan perjalanan ke luar negeri, berupa usulan untuk pencegahan dengan alasan hukum yang jelas, tujuan dan identitasnya juga harus jelas termasuk kasus yang dialami orang tersebut. Ajuan pencekalan tersebut bisa dilakukan oleh pihak, seperti Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai."Nah, ini bisa dilakukan pencekalan, tapi harus jelas dulu perihalnya seperti apa," kata dia lagi.

Barron menegaskan, hingga saat ini pihak imigrasi setempat belum sekalipun mencatat ada WNI dengan tujuan Turki. Namun, pihaknya akan berupaya lebih ketat saat melakukan pengecekan dokumen imigrasi warga yang akan keluar negeri khususnya Timur Tengah atau Turki. "Tujuan wilayah Timur Tengah banyak seperti Arab Saudi, mengingat WNI yang beragama Islam banyak melakukan ibadah ke Tanah Suci, tapi kalau Turki sejauh ini masih belum ada atau nol," katanya pula.

From Address:

 

Scroll to top